Kapolda Lampung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

REDAKSI
Oplus_131072
banner 120x600

BANDAR LAMPUNG – Pergantian jabatan di tubuh Kepolisian Daerah (Polda) Lampung kembali bergulir. Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan pimpinan kewilayahan Polda Lampung, Senin (5/10/2026).

Upacara berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung dan dihadiri Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si., beserta Ibu, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, serta personel Polda Lampung.

Sertijab kali ini menyentuh sejumlah posisi strategis yang memiliki peran penting dalam menopang jalannya organisasi sekaligus pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Lampung.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yakni Irwasda Polda Lampung, Karo Ops Polda Lampung, Karo SDM Polda Lampung, Kabid Propam Polda Lampung, Kapolres Lampung Tengah, serta Kapolres Tanggamus.

Pergantian pada posisi tersebut bukan sekadar perpindahan personel dari satu jabatan ke jabatan lainnya. Dalam dinamika organisasi Polri, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, sekaligus upaya menjaga efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Terlebih, jabatan yang diserahterimakan memiliki fungsi strategis. Irwasda berkaitan dengan pengawasan internal, Karo Ops berada pada sektor operasional kepolisian, Karo SDM berkaitan dengan pembinaan personel, sementara Bidang Propam memiliki posisi penting dalam menjaga disiplin dan profesionalitas anggota.

Di tingkat kewilayahan, pergantian Kapolres Lampung Tengah dan Kapolres Tanggamus juga membawa konsekuensi tanggung jawab yang tidak ringan. Kedua wilayah memiliki karakteristik serta dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang membutuhkan kemampuan kepemimpinan, koordinasi, dan respons cepat terhadap berbagai persoalan di lapangan.

Dalam arahannya, Kapolda Lampung menegaskan bahwa setiap jabatan yang dipercayakan kepada seorang anggota Polri merupakan amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Para pejabat yang menerima amanah baru diminta segera beradaptasi dengan lingkungan dan tugas masing-masing. Tidak hanya memahami tugas pokok dan fungsi, tetapi juga mengenali karakteristik wilayah, kondisi masyarakat, potensi gangguan keamanan, serta kebutuhan pelayanan publik.

Kapolda menekankan pentingnya integritas, profesionalisme dan rasa tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pesan tersebut menjadi penting karena tantangan tugas kepolisian semakin kompleks. Polisi tidak hanya dituntut mampu menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dituntut memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Karena itu, pergantian pejabat diharapkan tidak berhenti pada perubahan struktur organisasi. Ada tuntutan agar pejabat baru mampu menghadirkan energi baru dalam pelaksanaan tugas serta memastikan setiap kebijakan dan langkah operasional benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan dan keamanan masyarakat.

Kapolda juga mengingatkan para pejabat baru agar tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk beradaptasi. Pemahaman terhadap karakteristik wilayah menjadi salah satu kunci penting dalam menentukan pola kepemimpinan dan strategi pelaksanaan tugas.

Bagi pejabat yang menempati posisi kewilayahan, kemampuan membaca persoalan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kepolisian.

Sementara bagi pejabat utama di tingkat Polda, tuntutan koordinasi, pengawasan dan pengendalian organisasi menjadi semakin penting untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai aturan dan kebijakan yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, sertijab diharapkan mampu menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus memperkuat soliditas jajaran Polda Lampung.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar menjadikan setiap jabatan sebagai ruang pengabdian, bukan semata-mata sebagai posisi struktural. Setiap keputusan dan tindakan pejabat kepolisian akan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Karena itu, integritas menjadi fondasi utama. Profesionalisme menjadi standar kerja, sedangkan tanggung jawab menjadi ukuran dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan.

Upacara sertijab ditutup dengan rangkaian kegiatan serah terima dan penghormatan kepada pejabat yang mendapat amanah baru.

Pergantian tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi dan penyegaran organisasi di lingkungan Polda Lampung.

Dengan komposisi pejabat yang baru, jajaran Polda Lampung diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, penegakan hukum dan pelayanan masyarakat di wilayah Lampung.

Pesan Kapolda menjadi penegasan bahwa perubahan jabatan harus diikuti perubahan kinerja. Rotasi bukan sekadar pergantian nama di struktur organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan tugas kepolisian berjalan profesional dan bertanggung jawab.

Kini, tantangan berikutnya berada di pundak para pejabat yang baru dilantik: membuktikan amanah tersebut melalui kerja nyata di lapangan. (Sangun)

banner 450x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *