Kepala Puskesmas Diduga Jarang Masuk Kantor, Layanan Publik jadi Terhambat

REDAKSI
banner 120x600

Lampung Barat,HFL– Kinerja pelayanan di Puskesmas Rawat inap Srimulyo kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat menjadi sorotan warga dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini dipicu oleh keluhan masyarakat terkait sulitnya menemui Kepala Puskesmas (Kapus) rawat inap Srimulyo Kecamatan Suoh untuk pengurusan administrasi penting maupun koordinasi layanan kesehatan.

‎​Berdasarkan pantauan di lokasi, Jum,at.  ( 10/04/2026, ruang kerja pimpinan tampak tertutup rapat. Sejumlah staf yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa sang atasan memang jarang terlihat di kantor tanpa alasan yang jelas.

‎​Salah satu warga sebut saja mustika, mengaku kecewa karena surat rujukan yang membutuhkan tanda tangan basah pimpinan tertunda selama beberapa hari.

‎​”Saya sudah datang tiga kali sejak Senin, tapi petugas bilang Bapak Kapus sedang ada urusan di luar. Padahal ini mendesak untuk rujukan operasi keluarga saya,” ujarnya.

‎​Kerap absennya pimpinan diduga juga berdampak pada disiplin pegawai dan manajemen internal puskesmas. Kurangnya pengawasan langsung membuat proses pengambilan keputusan strategis di tingkat dasar menjadi lamban.

‎​Menanggapi hal ini, Pemerhati Kebijakan Publik, Agus tokoh masyarakat, menyatakan bahwa posisi Kepala Puskesmas adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

‎​”Seorang pimpinan fasilitas kesehatan harus memiliki komitmen kehadiran yang tinggi. Jika pimpinan jarang di tempat, efektivitas layanan dan moral staf pasti akan menurun,” ujarnya.

‎​Tanggapan Dinas Kesehatan
‎​Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan mangkirnya Kepala Puskesmas tersebut. Namun, pihak Dinas berjanji akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan absensi digital untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

‎​Warga berharap agar pemerintah daerah khusus nya bupati Lampung Barat dapat segera mengambil tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran disiplin ASN, demi menjamin hak masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang prima.

‎(Tim/Red)

banner 450x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *