Romli Tantang Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung Jadi Agen Perubahan

REDAKSI
Oplus_131072
banner 120x600

BANDAR LAMPUNG — Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., menantang mahasiswa baru STKIP PGRI Bandar Lampung untuk tidak sekadar menjadi pemburu nilai akademik. Ia mendorong generasi muda tampil sebagai agen perubahan yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Romli saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan pembekalan mahasiswa baru STKIP PGRI Bandar Lampung, Jumat (25/9). Di hadapan ratusan mahasiswa, Romli menegaskan bahwa bangku perguruan tinggi bukan sekadar tempat mengejar gelar, melainkan ruang untuk menempa karakter, kepemimpinan, wawasan, sekaligus keberanian mengambil peran di tengah masyarakat.

Menurutnya, masa transisi dari sekolah menengah ke perguruan tinggi merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk membangun jati diri.

“Mahasiswa hari ini adalah motor penggerak dan agen perubahan di masa depan. Jadikan kampus ini sebagai laboratorium kepemimpinan, tempat Anda menempa diri, memperluas wawasan, dan membangun jejaring yang positif demi kemajuan daerah dan bangsa,” tegas Romli.

Ia mengingatkan, kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk menghadapi perubahan zaman. Mahasiswa juga harus memiliki soft skills, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, daya adaptasi, serta kepekaan sosial.

Di tengah derasnya perkembangan teknologi digital, mahasiswa dituntut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk menciptakan gagasan dan karya yang memberi manfaat.

Romli juga menyoroti pentingnya penguatan literasi, toleransi, serta nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kampus. Menurutnya, perguruan tinggi harus menjadi ruang yang melahirkan generasi kritis dan terbuka terhadap perubahan, namun tetap memiliki pijakan moral dan karakter yang kuat.

“Jangan hanya bertanya apa yang bisa diberikan daerah atau negara kepada kita. Mulailah bertanya, apa yang bisa kita berikan untuk daerah dan bangsa,” ujarnya.

Pesan tersebut mendapat respons antusias dari mahasiswa baru. Sesi dialog berlangsung interaktif, dengan sejumlah mahasiswa mengajukan pertanyaan mengenai ruang kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah hingga strategi menghadapi tantangan selama menjalani pendidikan tinggi.

Bagi Romli, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan. Karena itu, proses perkuliahan harus dimanfaatkan bukan hanya untuk memperoleh ijazah, tetapi juga membangun kapasitas dan karakter.

Kampus harus melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap memimpin, berpikir kritis, dan memberi solusi.

Melalui pembekalan tersebut, STKIP PGRI Bandar Lampung berharap mahasiswa baru memiliki bekal mental, motivasi, wawasan, dan visi yang kuat untuk menjalani proses pendidikan hingga menjadi tenaga pendidik serta profesional yang berkualitas dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. (*)

banner 450x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *