KOTABUMI – Pemberdayaan warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Lampung Utara mulai mendapat perhatian lebih serius. Bukan sekadar agenda seremonial, TP PKK Lampung Utara bersama Indonesia Ramah Lansia (IRL) tengah menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat program lansia hingga ke tingkat masyarakat.
Langkah itu dibahas dalam audiensi pengurus IRL Lampung Utara dengan TP PKK Kabupaten Lampung Utara di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (8/9/2026).
Ada dua agenda penting yang menjadi sorotan. Pertama, mematangkan pengukuhan pengurus IRL Lampung Utara. Kedua, menyiapkan nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi pemberdayaan lansia dan pengembangan Sekolah Lansia.
Ketua IRL Lampung Utara, Hesti Primadila, S.Kep., M.M., menyampaikan pengukuhan pengurus IRL direncanakan berlangsung pada pertengahan hingga akhir September 2026.
Namun, pengukuhan bukan menjadi tujuan akhir. IRL mendorong kerja sama yang lebih konkret dengan TP PKK agar keberadaan program pemberdayaan lansia tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu berjalan berkelanjutan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Sekolah Lansia. Program ini diarahkan menjadi wadah bagi lansia untuk memperoleh edukasi, pendampingan serta tetap aktif dalam berbagai kegiatan di tengah masyarakat.
Audiensi tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, didampingi Sekretaris TP PKK Hana Kurniati, S.E., M.M., para Ketua Pokja dan jajaran pengurus TP PKK Lampung Utara.
Dari IRL hadir Ketua IRL Lampung Utara Hesti Primadila bersama para koordinator Sekolah Lansia dan jajaran pengurus.
Menyambut rencana tersebut, drg. Meri Farida menegaskan TP PKK Lampung Utara memiliki perhatian terhadap keberadaan dan kesejahteraan lansia.
“TP PKK Lampung Utara memiliki perhatian besar terhadap kesejahteraan lansia dan keberadaan Sekolah Lansia. Di struktur kami, fokus program ini dibidangi oleh Pokja I,” ujar drg. Meri Farida Hamartoni.
Komitmen itu diperkuat dengan kesiapan Ketua TP PKK untuk hadir langsung dalam pengukuhan pengurus IRL. Ia juga menyatakan siap terlibat dalam kegiatan pembukaan maupun pendampingan Sekolah Lansia di Lampung Utara.
Pembahasan kemudian mengerucut pada pemantapan teknis pengukuhan dan penyusunan MoU antara TP PKK dengan IRL Lampung Utara.
Kerja sama tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperluas program pemberdayaan lansia sekaligus memperkuat Sekolah Lansia di berbagai wilayah.
lansia bukan sekadar kelompok yang perlu diperhatikan, tetapi juga memiliki potensi untuk tetap aktif, mandiri dan berkontribusi bagi keluarga maupun lingkungan.(**)














