Lampung Utara,- Usai menjadi tranding topik dalam satu pekan terakhir di medsos ” facebook ” grup Lampung Utara bangkit, plt Kadis Perkim Lampung Utara Dirgantara saat ditemui awak media diruang kerjanya ngak memberikan tanggapan terkait masalah dirinya viral oleh warganet tersebut. Senin (10/8/2026)
” Saya ngak mau respon apa- apa, jika mereka lebih tau dari saya, Alhamdulillah, buat berita banyak- banyak, keluar kan data yang mereka punya, saya tampung saya tadah,” ujar Dirgantara
Selain itu Dirgantara berharap kepada warganet yang memiliki data lengkap terkait masalah ini agar bisa melaporkan nya ke APH, agar masalah ini menjadi jelas.
” Ada data lengkap terkait masalah ini silahkan laporkan kepihak berwajib,” terang Dirga
Sebelumnya plt kadis perkim ini sempat viral dimedsos terkait dugaan bagi- bagi paket di instansi yang dipimpinnya.
Pro kontra nampak terlihat jelas, para warganet dengan sendirinya membentuk kubu untuk mereka bela, yakni kubu kadis PUPR dan Kubu Plt Kadis Perkim.
Didalam grup medsos Lampung Utara bangkit dua Kubu ini saling Serang dan saling menjatuhkan.
Warganet dikubu dinas perkim menuding Viral nya kadis perkim di medsos disebabkan provokasi dari pihak warganet kubu Pupr.
menurut warganet kubu Perkim, ini merupakan bentuk pengalihan isu agar dinas PUPR tidak diserang warganet, dan menumbalkan perkim.
” Proyek yang dikelola Dinas PUPR memiliki pagu skala sedang keatas, paling rendah nilai 200 JT sampai dengan Miliaran,” kata warganet
Berbanding terbalik di Dinas perkim nilai proyek terendah 50 JT.
Kendati ada nilai proyek diatas 50 JT, namun itu hanya segelintir saja, Tidak seperti di Dinas PUPR.
Warganet meminta kepada APH untuk turun tangan menyelidik permasalahan ini, terkait dugaan setoran proyek, pengondisian proyek, orang – orang yang terlibat dalam bagi proyek.
Warganet sangat berharap APH dapat mengungkap praktek KKN dilampung Utara ini.(***)














