Dua dinas pengelola proyek saling Serang

REDAKSI
banner 120x600

Lampung Utara,- Nama kadis PUPR Lampung Utara, Kadarsyah tentu tidak asing lagi di telinga kalangan kontraktor luar dan lokal begitupun sosok Plt kadis Perkim Dirgantara.

Kadarsyah dan Dirgantara milik ikatan emosional yang erat, Mereka pernah menjadi satu Kesatuan di Dinas PUPR setempat. Kala itu Dirgantara menjabat Sekretaris Dan Kadarsyah menjabat Kadis PUPR.

Seiring waktu Dirgantara dirolling ke dinas perkim menjabat Sekretaris dan kemudian menjabat plt kadis perkim guna mengisi kekosongan pasca hijrahnya kadis lama ke Kantor BPBD sampai sekarang.

Pasca viral di medsos terkait bagi- bagi Proyek di perkim, kini hubungan kedua dinas ini (PUPR dan Perkim) tak lagi terlihat solid Dimata warganet

Pro kontra nampak terlihat jelas, para warganet dengan sendirinya membentuk kubu untuk mereka bela, yakni kubu kadis PUPR dan Kubu Plt Kadis Perkim. Sabtu (8/8/2026)

Didalam grup medsos Lampung Utara bangkit dua Kubu ini saling Serang dan saling menjatuhkan.

Warganet dikubu dinas perkim menuding Viral nya kadis perkim di medsos disebabkan provokasi dari pihak warganet kubu Pupr.

menurut warganet kubu Perkim, ini merupakan bentuk pengalihan isu agar dinas PUPR tidak diserang warganet, dan menumbalkan perkim.

” Proyek yang dikelola Dinas PUPR memiliki pagu skala sedang keatas, paling rendah nilai 200 JT sampai dengan Miliaran,” kata warganet

Berbanding terbalik di Dinas perkim nilai proyek terendah 50 JT.

Kendati ada nilai proyek diatas 50 JT, namun itu hanya segelintir saja, tidak seperti di Dinas PUPR.

Warganet meminta kepada APH untuk turun tangan menyelidik permasalahan ini, terkait dugaan setoran proyek, pengondisian proyek, orang – orang yang terlibat dalam bagi proyek.

Warganet sangat berharap APH dapat mengungkap praktek KKN dilampung Utara ini.

Sampai berita ini di tayangkan belum ada klarifikasi resmi dari dinas- dinas bersangkutan, terkait Dugaan Viralnya bagi- bagi proyek ini. (***)

banner 450x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *