Bupati Hamartoni Hadiri Manaqib Kubro di Ponpes Walisongo, Teguhkan Silaturahmi Ulama dan Umara

REDAKSI
Oplus_131072
banner 120x600

LAMPUNG UTARA — Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Walisongo, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (4/10/2026).

Ratusan jamaah majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar pesantren berkumpul dalam kegiatan Pengajian Akbar dalam rangka Manaqib Kubro dan Tasyakuran Haji.

Kegiatan keagamaan tersebut turut dihadiri Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Lampung Utara itu menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, pesantren, dan masyarakat.

Pengajian akbar tersebut menghadirkan penceramah K.H. Taufiqurrahman Muzakki serta Hj. Lutfhi Helmiyatin, selaku Pengasuh Ponpes Al-Qodiri 1 Jember, Jawa Timur. Kehadiran para ulama dan penceramah tersebut menjadi magnet tersendiri bagi jamaah yang hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Bupati Hamartoni hadir didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara, Imam Hanafi, S.Pd.I., M.Pd.I. Turut hadir perwakilan Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, Pengasuh Ponpes Walisongo K.H. Noerollah Qomarrudin beserta jajaran pengurus, Ketua PCNU Lampung Utara Sonhaji Ajis, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sejak kegiatan dimulai, suasana berlangsung penuh kekhidmatan. Jamaah mengikuti rangkaian Manaqib Kubro, tausiyah, hingga doa bersama dengan penuh perhatian.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang penuh kebersamaan.

Di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang, keberadaan pondok pesantren dinilai memiliki peran penting dalam membangun karakter, memperkuat moral, serta menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dengan ulama dan lembaga pendidikan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun daerah, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Kehadiran Bupati Hamartoni dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya menjaga komunikasi dan kedekatan pemerintah dengan para ulama, pengasuh pondok pesantren, serta masyarakat.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah keagamaan. Para jamaah diajak untuk terus meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah, menjaga persatuan, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, momentum Tasyakuran Haji menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut sebagai ungkapan rasa syukur atas terlaksananya ibadah haji serta doa agar seluruh amal ibadah diterima oleh Allah SWT.

Rangkaian Pengajian Akbar Manaqib Kubro kemudian ditutup dengan doa bersama. Doa tersebut secara khusus dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, keberkahan, serta kemajuan Kabupaten Lampung Utara.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga dukungan moral, doa, serta peran aktif para ulama dan masyarakat.

Melalui momentum seperti ini, diharapkan hubungan antara ulama, umara, dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta suasana kehidupan yang religius, harmonis, aman, dan kondusif di Kabupaten Lampung Utara.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus bergerak membangun Lampung Utara menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat. (**)

banner 450x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *