Prabowo Reshuffle Kabinet, Sejumlah Posisi Strategis Berganti

REDAKSI
Oplus_131072
banner 120x600

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan susunan pemerintahan dengan melantik sejumlah menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga pejabat lembaga negara untuk mengisi sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), dan menjadi momentum perubahan pada sejumlah posisi strategis pemerintahan.

Pengangkatan tersebut dituangkan dalam sejumlah Keputusan Presiden, di antaranya Keppres Nomor 104/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri negara.

Dalam reshuffle kali ini, Bahlil Lahadalia mendapat mandat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dipercayakan kepada Sugiono, sementara Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Dudung menggantikan Djamari Chaniago pada posisi tersebut.

Perubahan juga terjadi di sektor diplomasi dan industri. Arrmanatha Christiawan Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri, sedangkan Muhammad Sarmuji dipercaya memimpin Kementerian Perindustrian.

Sementara itu, Listyo Sigit Prabowo bergeser dari posisi Kapolri menjadi Kepala Staf Kepresidenan. Kursi Kapolri kemudian diisi Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, yang juga dilantik pada hari yang sama bersama Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.

Untuk jajaran wakil menteri dan kepala lembaga, Presiden Prabowo turut melantik Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, serta Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, Dedi Prasetyo dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, Aryanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, serta Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Di lembaga pengawas pelayanan publik, Nuzran Joher dilantik sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia, sementara Radian Syam dilantik sebagai anggota Ombudsman.

Pelantikan diawali dengan pembacaan keputusan presiden dan dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.

Para pejabat kemudian menandatangani berita acara pelantikan sebagai bagian dari prosesi resmi pengangkatan.

Usai prosesi, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Para pimpinan lembaga negara, menteri, wakil menteri, serta tamu undangan turut memberikan ucapan selamat.

Reshuffle ini menempatkan sejumlah figur baru pada posisi strategis, sekaligus menggeser sejumlah pejabat dari jabatan sebelumnya. Perubahan tersebut kini memasuki tahap pembuktian: bagaimana para pejabat baru menerjemahkan mandat politik dan administratif Presiden Prabowo ke dalam kerja pemerintahan hingga akhir periode 2024–2029.(Zia)

banner 450x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *