BANDAR LAMPUNG — Ribuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari berbagai daerah di Provinsi Lampung memadati Bumi Perkemahan Pramuka Bandar Lampung, Kemiling Permai, Kamis–Jumat (24–25 September 2026).
Wali Kota Bandar Lampung, Bunda Eva Dwiana, turut mendampingi pelaksanaan Kemah Bakti Satya Linmas dan Apel Akbar se-Provinsi Lampung, yang menjadi momentum memperkuat soliditas sekaligus sinergi jajaran Linmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tak tanggung-tanggung, sekitar 4.000 anggota Satlinmas ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 1.260 anggota ikut bermalam dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Kegiatan berlangsung semarak namun sarat pesan. Apel pembukaan turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Selain apel akbar, agenda juga diisi dengan pengukuhan Pengurus DPC Aslinmas se-Provinsi Lampung dan DPC Apbednas Kota Bandar Lampung periode 2026–2031.
Rangkaian kegiatan semakin meriah dengan berbagai agenda kebersamaan, atraksi seni, renungan suci hingga pembagian seragam baru bagi anggota Linmas.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, kegiatan ini membawa pesan yang jauh lebih besar: Satlinmas bukan sekadar barisan pelengkap pemerintahan, tetapi bagian penting dalam menjaga ketenteraman, ketertiban, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat di tingkat paling dekat dengan warga.
Sebelum acara utama digelar, panitia juga melaksanakan Gladi Apel Ceremony pada Kamis (24 September 2026) pukul 13.00 WIB di Lapangan Kepayang GSG Karya Bakti Herman HN, Jalan Kepayang, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung.
Gladi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, terkoordinasi dan sesuai dengan agenda yang telah disiapkan.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah dan Satlinmas.
Sebab, tantangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan aparat. Dibutuhkan sinergi, kesiapsiagaan dan kekompakan hingga ke tingkat lingkungan.
Melalui Kemah Bakti Satya Linmas dan Apel Akbar ini, semangat tersebut kembali ditegaskan: bersama menjaga Bandar Lampung tetap aman, tertib, damai dan sejahtera. (Sangun)














