Bandarlampung,- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi agar tidak berhenti sebagai pusat pendidikan, tetapi mampu hadir memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Pesan itu mengemuka saat Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia dan Pelayanan Umum, Drs. Nozi Efialis, M.Si., menghadiri Rapat Luar Biasa Senat dalam rangka Dies Natalis ke-61 Universitas Lampung (Unila) di Gedung Serbaguna Unila, Rabu (23/9/2026).
Rapat Luar Biasa Senat dibuka Ketua Senat Unila, Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd. Momentum penting bagi salah satu perguruan tinggi utama di Provinsi Lampung tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung, Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.
Mengusung tema “Be Strong”, Dies Natalis ke-61 Unila tidak sekadar menjadi seremoni perjalanan usia kampus. Tema tersebut menjadi penegasan arah transformasi Unila untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus memperbesar kontribusinya bagi masyarakat dan daerah.
Kampus dituntut tidak hanya kuat di ruang akademik, tetapi juga mampu menjawab persoalan nyata di lapangan. Riset, inovasi, teknologi dan pengembangan ilmu pengetahuan diharapkan tidak berhenti di ruang seminar maupun tumpukan dokumen, melainkan dapat diterjemahkan menjadi solusi yang dirasakan masyarakat.
Bagi pemerintah daerah, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang berbasis pengetahuan, data dan inovasi.
Karena itu, semangat “Be Strong” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan Dies Natalis. Unila diharapkan semakin konsisten melahirkan riset unggulan, inovasi serta sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi konkret dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Rangkaian Dies Natalis ke-61 tersebut ditutup dengan penyampaian orasi ilmiah, sebagai bagian dari penguatan tradisi akademik dan refleksi perjalanan Unila menuju perguruan tinggi yang semakin kuat, adaptif dan memberi dampak bagi masyarakat.
Kampus bukan hanya tempat mencetak lulusan. Lebih dari itu, kampus dituntut menjadi sumber gagasan, inovasi dan solusi bagi persoalan masyarakat serta pembangunan daerah.(**)














