LAMPUNG UTARA — Investasi industri pengolahan singkong di Lampung Utara mulai mendapat perhatian lebih serius. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menerima audiensi manajemen PT Sinar Baturusa Prima (SBP), perusahaan pengolahan tepung tapioka yang beroperasi di Desa Talang Jembatan, Kecamatan Abung Kunang, Kamis (17/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Bupati Lampung Utara tersebut bukan hanya menjadi agenda silaturahmi. Di tengah kebutuhan daerah mendorong pertumbuhan ekonomi, keberadaan industri pengolahan berbasis komoditas lokal tentu ikut membawa ekspektasi agar investasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Perwakilan PT SBP melalui External Relation/Humas Rahmat menyampaikan sejumlah hal terkait operasional pabrik kepada Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si.
Bupati didampingi Wakil Bupati Romli, S.Kom., S.H., M.H., Sekda Dra. Intji Indriati, M.H., serta jajaran Pemkab Lampung Utara.
Salah satu pembahasan menyentuh operasional pabrik pengolahan tepung tapioka berbahan baku singkong tersebut. Manajemen perusahaan menyampaikan bahwa fasilitas produksi telah menggunakan sistem kontrol otomatis yang ditujukan untuk menjaga standar dan kualitas produk.
Namun, bagi pemerintah daerah dan masyarakat, pembicaraan mengenai investasi tentu tidak berhenti pada bagaimana sebuah pabrik menjaga kualitas produksinya. Pertanyaan yang lebih besar adalah seberapa jauh keberadaan industri tersebut mampu menggerakkan ekonomi masyarakat Lampung Utara.
Mulai dari serapan bahan baku singkong petani lokal, kesempatan kerja, kemitraan dengan masyarakat, hingga kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah menjadi bagian yang secara faktual akan menentukan seberapa besar manfaat investasi dirasakan di lapangan.
Sebab, industri yang berdiri di tengah daerah penghasil komoditas pertanian memiliki posisi strategis. Aktivitas pabrik tidak hanya berkaitan dengan proses produksi, tetapi juga berpotensi membentuk rantai ekonomi dari petani, pekerja, pelaku transportasi hingga masyarakat di sekitar kawasan operasional.
Karena itu, komunikasi antara Pemkab Lampung Utara dan PT SBP menjadi momentum untuk memastikan hubungan pemerintah dan dunia usaha tidak sekadar berlangsung secara administratif, tetapi berkembang menjadi sinergi yang memberikan manfaat konkret.
Pemkab Lampung Utara berharap keberadaan investasi pengolahan singkong tersebut dapat ikut memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.( **)














