LAMPUNG UTARA — Penyaluran bantuan pemerintah di sektor pertanian mulai didorong masuk ke era digital. Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Lampung Utara menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi e-Banper (Elektronik Bantuan Pemerintah).
Kegiatan yang digelar Selasa,( 15/9/2026) di Aula SMKN Abung Semuli, Lampung Utara, menjadi bagian dari upaya memperkuat modernisasi sekaligus membangun tata kelola bantuan pertanian yang lebih cepat, tepat sasaran, akuntabel dan transparan.
Tak main-main, sekitar 200 peserta yang terdiri dari koordinator penyuluh dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kabupaten Lampung Utara mengikuti kegiatan tersebut.
Dari jajaran BRMP Lampung hadir Dede Rohayana, S.P., bersama Tim Kerja Kabupaten Sulistiyo, S.PKP. Sementara Kepala Dinas TPH Lampung Utara Ina Sulistiya, S.P., diwakili Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Muntofik, SE.
Bimtek tidak berhenti pada pemaparan materi. Para penyuluh langsung digembleng untuk memahami penggunaan platform e-Banper, mulai dari menyiapkan data dukung, memasukkan data Calon Penerima dan Calon Lokasi (CP/CL), hingga proses verifikasi dan validasi melalui sistem.
Tim teknis juga membuka ruang evaluasi bersama untuk membedah berbagai kendala teknis yang selama ini berpotensi muncul ketika aplikasi digunakan di lapangan.
Langkah ini menjadi penting karena digitalisasi bukan sekadar mengubah proses manual menjadi sistem elektronik. Lebih jauh, e-Banper diarahkan untuk memperkuat proses penyaluran bantuan agar lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui sistem digital tersebut, penyaluran bantuan pemerintah sektor pertanian diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, tepat sasaran, akuntabel dan transparan.
Setelah mengikuti pelatihan, para PPL diharapkan tidak hanya memahami sistem, tetapi juga mampu menjadi pendamping bagi kelompok tani dalam mengakses bantuan pemerintah secara mandiri melalui platform digital.
Kegiatan kemudian ditutup oleh perwakilan Dinas TPH dengan sesi foto bersama jajaran BRMP Lampung, tamu undangan dan sekitar 200 penyuluh yang hadir.
Dengan dibekalinya para penyuluh melalui Bimtek e-Banper, proses pengajuan dan pengelolaan bantuan pertanian di tingkat lapangan diarahkan semakin terdigitalisasi dan transparan.
Kini tantangannya bukan sekadar memiliki aplikasi, tetapi memastikan sistem tersebut benar-benar dipahami dan mampu digunakan secara optimal hingga ke kelompok tani.(Arif)














