Herman Deru Tegaskan Dokter Jafung Ahli Utama Jadi Think Tank Kebijakan Kesehatan Sumsel

REDAKSI
Oplus_131072
banner 120x600

Sumsel — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menggelar rapat koordinasi bersama para Dokter Jabatan Fungsional (Jafung) Ahli Utama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Tamu Gubernur, Rabu (16/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas evaluasi sekaligus pembenahan tata kelola pelayanan kesehatan di Sumatera Selatan.

Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa dokter Jafung Ahli Utama bukan sekadar posisi pelengkap maupun tempat transisi menjelang masa pensiun. Menurutnya, para dokter tersebut harus berperan sebagai think tank atau benteng pertimbangan utama gubernur dalam merumuskan kebijakan di bidang medis dan peningkatan mutu pelayanan publik.

“Masyarakat tidak mau tahu rumitnya sistem birokrasi. Yang mereka butuhkan adalah pelayanan dasar yang cepat dan tepat. Karena keterbatasan saya dalam ilmu medis, bapak dan ibu sekalianlah yang menjadi benteng pertimbangan saya,” ujar Herman Deru.

Ke depan, para dokter Jafung Ahli Utama bersama Jafung Ahli Madya akan diberdayakan untuk turun langsung mewakili Pemprov Sumsel di tingkat kabupaten/kota.

Langkah tersebut diarahkan untuk memetakan berbagai persoalan, khususnya terkait sumber daya manusia (SDM) kesehatan di daerah. Selain itu, keberadaan para dokter tersebut di lapangan diharapkan dapat memperluas aksi sosial sekaligus membangun kembali kepercayaan publik (public trust) terhadap pelayanan pemerintah.

Herman Deru juga menekankan agar pelaksanaan tugas tersebut tetap berorientasi pada pelayanan masyarakat dan tidak terikat kepentingan politik.

Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang informatif dan edukatif, terutama di tengah perkembangan era digital. Menurutnya, kerja keras pemerintah di lapangan perlu diimbangi dengan penyampaian informasi yang transparan kepada masyarakat, baik melalui media massa maupun media sosial.

Dengan peran yang lebih strategis tersebut, dokter Jafung Ahli Utama dan Ahli Madya diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi profesional di bidang medis, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memberikan masukan berbasis keilmuan bagi peningkatan kualitas kebijakan dan pelayanan kesehatan di Sumatera Selatan. (Yin)

banner 450x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *