BNN Hadirkan Ruang Belajar Anti Narkoba, 32 Siswa SDIT Insan Mandiri Diajak Kenali Bahaya dan Berani Berkata Tidak

REDAKSI
Oplus_131072
banner 120x600

JAKARTA — Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba tak cukup hanya dilakukan ketika seseorang sudah beranjak dewasa. BNN justru menanamkan benteng perlindungan sejak usia sekolah dasar.

Sebanyak 32 siswa SD Islam Terpadu (SDIT) Insan Mandiri Jakarta diajak mengikuti pembelajaran edukatif dalam kegiatan outing class di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (14/9/2026).

Bukan sekadar kunjungan, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar interaktif bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat bahaya narkoba, memahami cara melindungi diri, sekaligus membangun keberanian menolak berbagai pengaruh negatif.

Didampingi 12 guru, para siswa mengikuti rangkaian edukasi yang disiapkan BNN melalui Deputi Bidang Pencegahan. Materi dikemas secara komunikatif dan dekat dengan dunia anak agar pesan pencegahan narkoba mudah dipahami dan melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Mengusung tema “Kenali Bahaya, Kuatkan Diri, Raih Cita-Cita”, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN, Levina Ayudiakusuma, mengajak para siswa mengenali risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus memahami langkah sederhana untuk menjaga diri.

Suasana edukasi berlangsung interaktif. Para siswa terlihat antusias menyimak materi, menjawab pertanyaan, serta mengikuti berbagai pesan pencegahan yang disampaikan.

Pesan yang dibangun sederhana namun kuat: mengenali bahaya, berani berkata tidak, menjauhi lingkungan negatif, dan mengisi waktu dengan kegiatan positif merupakan bagian penting dalam membangun ketahanan diri sejak dini.

Tak berhenti di ruang edukasi, pengalaman para siswa dilanjutkan dengan kunjungan ke Perpustakaan BNN dan Museum Anti Narkoba.

Di sana, mereka mendapatkan pengalaman langsung untuk mengenal lebih dekat tugas dan upaya BNN dalam memerangi serta mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Harapannya, anak-anak sejak usia sekolah dasar sudah mengetahui bahaya narkoba, memahami cara mencegahnya, dan mampu menghindari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program BNN, Ananda Bersinar,” ujar Levina.

Melalui kegiatan tersebut, BNN menegaskan bahwa perang melawan narkoba harus dimulai dari hulu: membangun pengetahuan, keberanian, dan ketahanan diri anak sejak dini.

Sejalan dengan semangat ANANDA BERSINAR, edukasi pencegahan terus diarahkan agar sesuai dengan dunia anak. Harapannya, generasi muda tidak hanya tahu bahwa narkoba berbahaya, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memilih lingkungan yang sehat, berani menolak ajakan negatif, serta mengisi masa pertumbuhan dengan aktivitas yang positif.

Sebab, masa depan anak tidak boleh dipertaruhkan oleh narkoba. Kenali bahayanya, kuatkan dirinya, dan biarkan cita-cita mereka tumbuh tanpa narkoba.(**)

banner 450x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *