KOTABUMI – Meja biliar kembali menjadi panggung adu strategi, konsentrasi dan mental para pencinta olahraga bola sodok di Lampung Utara.
Turnamen Dandim Cup 0412/LU resmi bergulir. Pembukaan ajang olahraga tersebut berlangsung meriah di Rajawali Billiard and Cafe, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, Jumat (11/9/2026).
Mewakili Bupati Lampung Utara, Wakil Bupati Romli, S.Kom., S.H., M.H., hadir langsung membuka sekaligus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen yang mempertemukan para atlet dan komunitas biliar dari daerah tersebut.
Seremonial pembukaan ditandai dengan pukulan bola pertama yang dilakukan secara bersama oleh Wakil Bupati Romli dan Dandim 0412/LU Letkol Inf. Roni Faturohman.
Momentum tersebut bukan sekadar seremoni. Di balik dentingan bola yang beradu dengan meja biliar, tersimpan harapan agar olahraga di Lampung Utara semakin berkembang dan mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, kedisiplinan serta sportivitas.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara pun menegaskan komitmennya untuk terus memberikan ruang dan dukungan bagi perkembangan olahraga, termasuk cabang olahraga biliar yang memiliki komunitas dan potensi atlet cukup besar.
“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah. Di dalamnya ada disiplin, sportivitas, mental bertanding dan semangat untuk terus berkembang,” menjadi semangat yang mengiringi pelaksanaan turnamen tersebut.
Turnamen Dandim Cup 0412/LU juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat dalam mendorong kegiatan positif di tengah masyarakat.
Sejumlah unsur Forkopimda turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal, S.T., Anggota DPRD William Mamora, S.H. dan Genius Akbar, S.H., M.H., C.M., CLA., Kakimal Lampung Utara Letkol Marinir Herman Sobli, Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiyati Anggraini, S.I.K., perwakilan Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Kadispora Perdana Putra, S.E., M.M., serta jajaran Pengurus POBSI Lampung Utara.
Kehadiran para pimpinan daerah dan unsur Forkopimda tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pembinaan generasi muda dan pengembangan olahraga bukan tanggung jawab satu pihak semata. Dibutuhkan kolaborasi agar potensi atlet daerah tidak berhenti sebatas komunitas, tetapi dapat berkembang hingga ke level prestasi yang lebih tinggi.
Lebih dari sekadar kompetisi, Dandim Cup 0412/LU diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, insan olahraga dan masyarakat.
Dari meja biliar inilah para atlet ditantang bukan hanya untuk memiliki pukulan akurat, tetapi juga keberanian mengambil keputusan, ketenangan menghadapi tekanan dan mental sebagai seorang juara.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap turnamen tersebut menjadi salah satu pemantik kebangkitan olahraga daerah.
Sebab, setiap kompetisi yang sehat selalu membuka peluang lahirnya talenta baru. Dan dari talenta-talenta itulah, Lampung Utara berharap kelak memiliki atlet yang mampu berdiri di podium lebih tinggi dan membawa nama daerah ke pentas regional maupun nasional.(**)














